Mobility Program Konsorsium Pendidikan Tinggi dan Cendekiawan Nusantara (KTPCN) ke Universiti Selangor (UNISEL)

Mobility Program Konsorsium Pendidikan Tinggi dan Cendekiawan Nusantara (KTPCN) ke Universiti Selangor (UNISEL)

Selangor, Malaysia – Konsorsium Pendidikan Tinggi dan Cendekiawan Nusantara (KTPCN) melaksanakan program mobility ke Universiti Selangor (UNISEL), Malaysia, sebagai bagian dari inisiatif memperkuat jejaring pendidikan tinggi dan kolaborasi akademik di tingkat internasional.

Program yang berlangsung pada 6 September 2024 ini melibatkan delegasi dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan dari berbagai perguruan tinggi anggota KTPCN di Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan inovasi dalam bidang pendidikan serta memperluas wawasan internasional para peserta.

Prof. Dr. H. Supari Muslim, M.Pd dan Dr. Otto Fajarianto, M.Kom., selaku Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal KTPCN, mengungkapkan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan globalisasi di dunia pendidikan. “Kami berharap, melalui program ini, mahasiswa dan dosen tidak hanya mendapatkan pengalaman internasional, tetapi juga mampu menciptakan sinergi lintas budaya dan keilmuan yang bermanfaat bagi pengembangan pendidikan di Indonesia,” ujar Prof. Dr. H. Supari Muslim, M.Pd.

Di UNISEL, peserta mobility program mengikuti berbagai kegiatan, termasuk:

  1. Kuliah Umum dan Diskusi Ilmiah: Para peserta berkesempatan berdiskusi dengan dosen-dosen UNISEL mengenai topik-topik terkini di dunia akademik, seperti inovasi teknologi, keberlanjutan lingkungan, dan transformasi digital.
  2. Observasi dan Benchmarking: Peserta mengamati sistem pembelajaran di UNISEL untuk memperoleh wawasan baru yang dapat diadaptasi di institusi masing-masing.
  3. Kunjungan Budaya: Kegiatan ini juga diisi dengan eksplorasi budaya Malaysia sebagai sarana mempererat hubungan kultural antar kedua negara.

Rektor UNISEL, Prof. Dato’ Dr. Seri Arshad Alhaj Bin Raja Tun Uda Alhaj, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan delegasi KTPCN. “Kami bangga dapat menjadi mitra strategis KTPCN dalam memajukan pendidikan tinggi di kawasan ASEAN. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang nyata bagi generasi muda kedua negara,” ungkapnya.

Sebagai penutup, kedua pihak menandatangani nota kesepahaman (MoU) yang mencakup rencana kerja sama lebih lanjut, seperti pertukaran mahasiswa, penelitian bersama, dan pengembangan kurikulum. Langkah ini diharapkan menjadi landasan kuat untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia dan Malaysia.

Program mobility ini merupakan bukti nyata bahwa pendidikan tinggi tidak hanya berperan dalam mencetak generasi penerus bangsa, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam membangun hubungan internasional yang harmonis dan produktif.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *